Tanya:
Assalamu’alaikum Alifmagz,
Katakanlah saya dan istri memiliki rejeki yang cukup untuk berangkat
ke Tanah Suci, bagaimana Islam memandang seandainya kami berdua
menunaikan ibadah haji sementara kedua orangtua saya/istri masih belum
pernah naik haji sebelumnya? Saya pernah membaca tentang betapa
utamanya untuk menghajikan orangtua terlebih dahulu sebelum menghajikan
diri kita sendiri. Sementara, tanpa mengabaikan kemurahan rejeki
dari-Nya, boleh jadi hanya sekali ini saja kesempatan bagi kami untuk
naik haji. Terima kasih. Baca Selanjutnya
Semenanjung
-
Anak ini lahir di Pulau Pinang. Ari-arinya ditanam di halaman asrama Tasik
Harapan, nama yang indah. Apa ada kaitannya dengan Tasikmalaya, tempat
kelahira...
2 jam yang lalu