Senin, 08 Juni 2015

Noktah Merah PRD [Bagian 5]

Putus dengan Caturwangi membuat Panjul Baidowi terpukul seperti dihantam palu godam milik Thor putera Zeus. Bukan soal putusnya yang membuat Panjul merana tujuh hari tujuh mana, tapi masalah satu lubang dibagi dua. Dengan kata lain, lubang Caturwangi dibagi dengan orang lain. Inilah yang membuat puyeng. Saking puyengya ia mengitari lapangan bola di Pejaten sebanyak 16 kali [sesuai nomor PRD di Pemilu]. Sebelum mengudar lebih jauh kisah ini, saya akan mundur sejenak ke Pemilu 1999. Seperti terpaparkan pada episode sebelumnya, PRD kalah dalam pertarungan di Pemilu. Tak ada satupun wakilnya di parlemen. Ini sebetulnya bisa diduga. PRD diisi oleh generasi KPRP yang sudah liberal dalam pikiran dan selangkangan. Lihat Selengkapnya
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cobalah Tengok

Dartar Isi