Tanya:
Assalamu’alaikum wr. wb.
Sebagai manusia, kita tidak dapat melihat apa yang ada di dalam hati
manusia lain, termasuk motif dan kadar keikhlasannya. Kita hanya dapat
melihat lalu menilai apa yang tampak. Karena kita akan kesulitan bila
menanyakan apa yang ada di dalam hati setiap orang yang kita ketemui.
Bila tidak salah ada kaidah yang dipegang para ulama yaitu "kita
memutuskan apa yang tampak sedangkan hal yang tersembunyi kita serahkan
kepada Allah".
Sebagai contoh untuk pertanyaan: seseorang yang tampak bagi kita
sebagai non-Muslim namun hatinya menyembunyikan keimanan, seseorang yang
terlihat telah murtad karena di iming-imingi pengobatan atau sesuatu.
Melihat contoh di atas kita tidak dapat membelah dadanya, ia terpaksa
ataupun tidak dan apa pula motifnya. Kita sebagai awam hanya dapat
melihat "Oh, dia non-Muslim."
Yang ingin saya tanyakan apakah kita berdosa bila kita memperlakukan mereka sebagaimana apa yang terlihat oleh kita?
[Irwan - via formulir pertanyaan]
Jawaban Lengkap Dewan Pakar Pusat Studi Al-Quran:
Masuki Usia ke-44, Peran KPC Sebagai Bidan Ekonomi Kutim
-
SANGATTA – PT Kaltim Prima Coal (KPC) merayakan hari jadinya yang ke-44
dengan mengusung tema “44 Years of Challenge: Sehat, Efisien, dan
Produktif”. Per...
18 jam yang lalu