Seorang Mukmin tentu meyakini, bahwa segala sesuatunya terjadi atas kuasa dan izin Allah swt. Allah pula yang Maha Mengetahui yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya, maka tawakal, yakni berserah kepada-Nya setelah usaha dan doa maksimal, adalah salah satu prinsip yang patut ia pegang.
Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan terhadap sesuatu: Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok kecuali dengan (menyebut) Insya Allah (jika dikehendaki Allah). Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: “Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya daripada ini.” (QS. al-Kahfi [18]: 23-24).
Ayat di atas turun setelah Rasulullah saw. menjanjikan untuk memberikan jawaban atas pertanyaan penduduk Makkah.
Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi
-
Lagi-lagi, ambisi penataan sumbu filosofi mendepak paksa warga yang
berniaga di garis imajiner. Kini, PKL Tempat Khusus Parkir Abu Bakar Ali
(TKP ABA) tu...
4 jam yang lalu