Sebenarnya atap masjid itu sangat beragam bentuknya, tidak selalu berbentuk kubah. Dalam sejarah Islam di dunia, setidaknya ada tiga jenis dasar atap masjid. Selain yang berbentuk kubah, ada masjid yang berbentuk lapangan empat persegi panjang, dengan bagian yang tertutup hanya pada mihrab dan keempat sisi-sisinya. Sedangkan jenis atap masjid yang lain berbentuk datar. Di awal-awal perkembangan Islam, justru masjid dengan atap yang terbuka yang pertama kali ada.
Atap berbentuk kubah diduga berasal dari bangunan di Bizzantium dan Persia. Umumnya bentuk kubah merupakan jenis atap berbentuk bulat atau setengah bulatan yang berfungsi untuk menutup bangunan dasar berbentuk segi empat, bundar atau bersegi banyak. Jika ditelusuri, masjid berkubah banyak dipakai di wilayah Iran dan Asia Tengah, serta Turki dan India. Sementara di tanah Arab sendiri, termasuk Afrika, Eropa, dan Asia, relatif lebih jarang ditemukan masjid yang berkubah. Baca Selanjutnya
Pondasi Yang Paling Jarang Dibicarakan Orang
-
Semalam saya menonton The Big Short (2015). Awalnya, saya hanya ingin
mengisi waktu sebelum tidur. Di luar dugaan saya film itu justru membuat
saya terja...
6 jam yang lalu